Kamis, 02 April 2015

MAKALAH MENGATASI DAMPAK MINUMAN KERAS BAGI GENERASI MUDA



 DIAJUKAN SEBAGAI BAHAN SEMINAR PEMBINAAN GENERASI MUDA MATA PELAJARAN PPKN SMP NEGERI 2 TAROWANG T.P 2014/2015
OLEH: KELOMPOK BANGSA
-AMIRULLAH (PEMATER)
-ASBAR (MODERATOR)
-ANDI KURNIAWAN (NOTULIS)
-JUFRIADI (PERLENGKAPAN)
PENILAI: ELSAH
SABTU,28 MARET 2015

KATA PENGANTAR
            Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyajikan tugas makalah tentang “Bahaya Minuman Keras Bagi Kesehatan’’ ini.
Seperti yang kita ketahui, narkoba merupakan bahan yang dapat merusak generasi muda, baik secara fisik maupun mental, untuk itu sangat penting agar generasi muda dapat mengenali dan menghindarinya untuk kemajuan generasi muda tersebut.
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1.      Kepala SMPN 2 Tarowang selaku pelindung kami selama bersekolah di SMPN 2 Tarowang.
2.      Staf TU yang memberikan dukungan ketika penulis menyusun karya tulis ini.
3.      Guru mata pelajaran PKN yang telah memberikan bimbingannya selama penulis menyusun karya tulis ini.
4.      Rekan-rekan yang sama-sama saling bantu dalam penyusunan karya tulis ini.
5.      Orang tua kami yang telah memberi dukungan materi selama menuntut ilmu di SMPN 2 Tarowang.

Kami menyadari bahwa tulisan ini tidak sempurna, untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan untuk kemajuan penulis di masa yang akan datang. Akhirnya semoga karya tulis ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan umumnya bagi para pembaca.
                                                                                    Bonto Ujung, Maret 2015
                                                                                               

Penyusun 




DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR                                                                                                              i
DAFTAR ISI                                                                                                                            ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang                                                                                                             1
1.2  Rumusan Masalah                                                                                                       2
1.3  Tujuan Penulisan                                                                                                         2
BAB II PEMBAHASAN
2.1  Pengertian Minuman Keras                                                                                         3
2.2  Bahaya Minuman Keras Bagi Kesehatan                                                                                 3
2.3  Sebab Seorang Meminum Minuman Keras                                                                 5
2.4  Mengatasi Kebiasaan Meminum Minuman Keras                                                      6

BAB III PENUTUP
3.1  Kesimpulan                                                                                                                 8
3.2  Saran-Saran                                                                                                                 8
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Minuman keras adalah minuman yang memabukan dan dapat membahayakan kaum remaja dan harus dijauhi oleh remaja-remaja karena itu akan merusak masa depannya. Sebelum datangnya Islam, masyarakat Arab sudah akrab dengan minuman beralkohol atau disebut juga dengan minuman keras (khamar dalam bahasa arab). Bahkan menurut Dr. Yusuf Qaradhawi dalam kosa kata arab ada lebih dari 100 kata berbeda untuk menjelaskan minuman beralkohol. Disamping itu, hampir semua syair atau puisi arab sebelum datangnya Islam tidak lepas dari pemujaan terhadap minuman beralkohol. Ini menyiratkan betapa akrabnya masyarakat tersebut dengan kebiasaan mabuk minuman beralkohol. Dalam banyak kasus, keduanya (khamar dan Alkohol) identik.
Remaja merupakan Aset Negara yang sangat berharga, seorang remaja bisa merubah dunia dengan pemikirannya. Banyak remaja yang dapat bisa membanggakan negaranya dengan berbagai prestasi yang diraihnya. Remaja memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Rasa ingin tahu sangat berguna bagi seorang remaja karena dengan sifat ini, remaja bisa menjadi manusia yang kreatif dan mau mencari tahu tentang sesuatu yang belum dia ketahuinya. Tapi rasa ingin tahu yang dimiliki remaja bisa menjadi hal yang negatif bila remaja menggunakannya pada hal-hal negatif. Masa remaja adalah masa pencarian jati diri. Pada masa ini remaja mencoba berbagai hal untuk mendapatkan jati diri yang sesungguhnya. Hal yang dilakukan biasa hal yang positif ataupun hal yang negatif. Pada masa ini yang remaja ingin memperlihatkan eksistensinya di masyarakat, mereka melakukan berbagai hal agar diperhatikan oleh orang sekelilingnya.
Di era globalisasi ini para remaja sulit membedakan mana hal yang boleh dilakukan dan mana hal yang tidak boleh dilakukan, karena bagi remaja semua hal yang dilakukan dianggap benar kenakalan remaja di era modern ini sudah melebihi batas yang sewajarnya. Banyak anak dibawah umur yang sudah mengenal minuman keras, narkoba, freesenya, dan terlibat banyak tindakan kriminal lainnya. Fakta ini sudah tidak dapat dipungkiri lagi, anda dapat melihat brutalnya remaja jaman sekarang. Meningkatnya tingkat kriminal-kriminal di Indonesia tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tetapi banyak juga dari kalangan para remaja. Tindakan kenakalan remaja sangat beraneka ragam dan berfariasi dan lebih terbatas jika dibandingkan tindakan kriminal orang dewasa.
  
1.2   Rumusan Masalah
Agar lebih fokus dalam pembahasan, makalah ini membatasi permasalahan pada beberapa hal, yaitu :
1.   Apa arti minuman keras ?
2.      Bagaimana bahaya minuman keras bagi kesehatan ?
3.      Mengapa orang suka minuman keras ?
4.      Bagaimana cara mengatasi kebiasaan minum minuman keras ?

1.3   Tujuan Penulisan
1.      Mengetahui arti minuman keras.
2.      Mengetahui bahaya minuman keras bagi kesehatan.
3.      Mengetahui sebab orang meminum minuman keras.
4.      Mengetahui cara mengatasi penggunaan minuman keras.


 BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Pengertian Minuman Keras
                        Minuman keras / beralkohol adalah minuman yang mengandung etanol. Etanol adalah bahan psikoaktif dan konsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran. Di berbagai negara, penjualan minuman keras / beralkohol dibatasi ke sejumlah kalangan saja, umumnya orang-orang yang telah melewati batas usia tertentu.
                        Minuman keras meliputi seluruh jenis minuman yang mengandung alkohol (nama kimianya etanol). Menurut catatan arkeologi, minuman beralkohol sudah dikenal manusia sejak kurang lebih 5000 tahun yang lalu. Minuman beralkohol merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari pada berbagai kebudayaan tertentu. Di Indonesia, dikenal beberapa minuman lokal yang beralkohol, misalnya brem, tuak, dan ciu. Alkohol adalah zat penekan susunan syaraf pusat meskipun dalam jumlah kecil mungkin mempunyai efek stimulasi ringan. Bahan psikoaktif yang terdapat dalam alkohol adalah etil alkohol yang diperoleh dari proses fermentasi madu, gula sari buah atau umbi-umbian. Nama yang populer tentang minuman keras miras yaitu: kamput, tomi (topi miring),cap tikus,ballo dll.
                        Alkohol dapat dibuat melalui proses fermentasi (peragian) berbagai jenis bahan yang mengandung gula, misalnya buah-buahan (seperti anggur dan apel), biji-bijian (seperti beras dan gandum), umbi-umbian (seperti singkong), dan madu. Melalui proses fermentasi dapat diperoleh alkohol dengan kadar 14%. Alkohol dengan kadar yang lebih tinggi dapat diperoleh melalui penyulingan. Selain melalui proses fermentasi, alkohol juga dapat dibuat dari etena, suatu produk dari minyak bumi.
           
2.2  Bahaya Minuman Keras Bagi Kesehatan
a.       Pengaruh terhadap tubuh (fisik dan mental)
Pengaruh alkohol terhadap tubuh bervariasi, tergantung pada beberapa faktor yaitu :
-          Jenis dan jumlah alkohol yang dikonsumsi
-          Usia, berat badan, dan jenis kelamin
-          Makanan yang ada di dalam lambung
-          Pengalaman seseorang minum-minuman beralkohol
-          Situasi dimana orang minum-minuman beralkohol
b.      Walaupun pengaruh terhadap individu berbeda-beda, terdapat hubungan antara konsentrasi alkohol di dalam darah (Blood Alkohol Concentration-BAC) dan efeknya. Fuphoria ringan dan stimulasi terhadap perilaku lebih aktif seiring dengan meningkatnya konsentrasi alkohol di dalam darah. Sayangnya orang banyak beranggapan bahwa penampilan mereka menjadi lebih baik dan mereka mengabaikan efek buruknya.
c.       Resiko intoksikasi (mabuk)
Gejala Intoksikasi alkohol yang paling umum adalah “mabuk”, “teler” sehingga dapat menyebabkan cedera dan kematian. Penurunan kesadaran seperti koma dapat terjadi pada keracunan alkohol yang berat demikian juga henti nafas dan kematian. Selain kematian efek jangka pendek alkohol dapat menyebabkan hilangnya produktivitas kerja (misalnya teler, kecelakaan akibat ngebut). Sebagai tambahan, alkohol dapat menyebabkan perilaku kriminal. Menurut penilitian 70% dari narapidana menggunakan alkohol sebelum melakukan tindak kekerasan dan lebih dari 40% kekerasan dalam rumah tangga dipengaruhi oleh alkohol.
d.      Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan:
·         Kerusakan jantung
·         Tekanan darah tinggi
·         Stroke
·         Kerusakan hati
·         Kanker saluran pencernaan
·         Gangguan pencernaan lainnya (tukak lambung)
·         Impotensi dan berkurangnya kesuburan
·         Meningkatnya resiko terkena kanker payudara
·         Kesulitan tidur
·         Kerusakan otak, perubahan kepribadian dan suasana perasaan
·         Sulita dalam mengingat dan berkonsentrasi
·         Sebagai tambahan terhadap masalah kesehatan, alkohol juga berdampak terhadap hubungan sesama dan juga menimbulkan masalah hukum.
Seiring kita mendengar, membaca, bahkan menyaksikan baik melalui media massa, cetak maupun elektronik. Khususnya di televisi ditayangkan sebuah atraksi bulldozer yang sedang memusnahkan ribuan bahkan jutaan botol minuman keras yang “dialgojoi” oleh Polri bersama pihak terkait lainnya. Sehingga menimbulkan berbagai tanggapan-tanggapan dari berbagai kalangan khususnya Agama sangat bangga akan sikap tegar Polri untuk memberantas peredaran minuman keras dapat mengancam eksistensi bangsa kita, yang dalam jangka pendek dapat menggoyahkan stabilitas keamanan dan dalam jangka panjang dapat mengancam masa depan bangsa.
                  Di dalam Bhagavata Purana, terdapat keterangan mengenai mata rantai kejahatan yang dimulai dari perjudian, mabuk-mabukan, pelacuran dan kehilangan rasa kasih sayang diantara sesama makhluk hidup yang berakibat munculnya rasa benci dan iri hati maka ia akan hilang rasa kegembiraan yang paling besar, dan tidak akan ada kegembiraan maupun ketenangan di hati mereka yang memiliki rasa benci.
                  Pecandu miras melakukan tindakan kejahatan yang tidak termaafkan terhadap anak cucunya. Karena, ia menyebabkan anak-anak mereka terlahir dengan bentuk tubuh yang jelek dan akhlak yang buruk, terutama sel-sel saraf, tak terkecuali sperma. Penyakit-penyakit yang disebabkan miras sampai kepada keturunan-keturunannya lewat pembuahan sel telur, sehingga alaqah (bakat Zanin) pun menjadi sakit.
e.       Toleransi dan ketergantungan
Pengguna alkohol yang terus-menerus dapat mengalami toleransi dan ketergantungan. Toleransi adalah peningkatan penggunaan alkohol dari jumlah yang kecil menjadi leih besar untuk mendapatkan pengaruh yang sama. Sedangkan ketergantungan adalah keadaan dimana alkohol menjadi bagian yang penting dalam kehidupannya, banyak waktu yang terbuang karena memikirkan (cara mendapatkan, mengkonsumsi dan bagaimana cara berhenti). Pengguna alkohol akan mengalami kesulitan cara menghentikan atau mengendalikan jumlah alkohol yang dikonsumsinya.
2.3  Sebab Seorang Meminum Minuman Keras
Alasan utama kenapa remaja tertarik dengan miras yaitu:
1.     Meniru Orang lain
Remaja melihat banyak orang menggunakan miras. Mereka melihat orang tua  mereka dan orang dewasa lainnya menggunakan alkohol, dan terkadang menggunakan obat terlarang. Ditambah lagi, kehidupan remaja saat ini dalam pertemanan tidak lepas dari minuman-minuman beralkohol (miras). Terkadang seorang teman menyarangkan teman yang lainnya untuk minum alkohol, sehingga tidak heran dari sini mereka mulai menggunakannya karena tersedia dikelompok sepermainannya dan mereka melihat bahwa teman-temannya sangat menikmati minuman miras ini.
2.     Media
42% dari remaja setuju bahwa film dan tayangan TV membuat alkohol menjadi suatu yang menyenangkan untuk digunakan. Maka tidak heran jika remaja tertarik untuk mencobanya.
3.    Pelarian Diri dan untuk terapi
Ketika remaja terlihat tidak bahagia dan tidak menenmukan cara. Sehat untuk mengobati frustasinya atau hilangnya rasa percaya diri, mereka akan menggunakan alkohol sebagai pelariannya. Apapun bahan kimia yang mungkin menyebabkan mereka lebih bahagia, energik dan percaya diri, mereka akan mencoba menggunakannya.
4.     Kebosanan
Remaja yang tidak bisa hidup sendiri, apalagi jika kedua orang tua tidak memperhatikan mereka. Ada kecenderungan remaja mulai bosan melihat keadaan keluarganya yang tidak memperhatikan mereka. Sehingga mereka mulai bergabung dengan kelompok remaja lain. Dari situ dimulailah mereka mengenal miras dan barang haram lainnya.
5.    Informasi yang salah
Terkadang para remaja selalu didekati oleh teman dekatnya untuk meminum alkohol, karena mereka berkeyakinan bahwa alkohol bisa mengurangi masalah yang saat ini mulai berkembang. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana orang tua sebelumnya memberikan informasi mengenai bahaya menggunakan alkohol. Sebab ada kecendrungan remaja untuk mengikuti tingkah laku orang tua terlebih dahulu. Dari penjelasan tersebut dapat kita ketahui bahwa faktor yang menyebabkan mengapa orang-orang, utamanya bagi para remaja suka meminum minuman keras karena disebabkan sebagai berikut :
-          Stres
-          Pergaulan
-          Penasaran tentang minuman keras/mencoba-coba
-          Kesepian
-          Pelampiasan kekesalan
-          Kurangnya perhatian orang tua karena selalu sibuk dengan urusan lain
-          Ketagihan
-          Kurangnya pengetahuan agama
-          Adanya ajakan dari teman
 2.4  Mengatasi Kebiasaan Meminum Minuman Keras
Menurut Suryadharma, upaya mencegah masyarakat dari pengaruh miras tidak perlu terpaku kepada aturan baku, karena selain agama telah menyatakan larangannya, norma sosial juga tidak membenarkan seseorang untuk mengkonsumsi miras. Karena dalam miras, ada fakta orang yang mabuk akan mudah berkelahi, hilang akal sehingga bisa berbuat menyimpan. Jadi, efek mudaratnya jauh lebih besar, katanya.
1.    Rehidrasi tubuh
Etanol yang terkandung dalam minuman alkohol mengakibatkan tubuh mengalami dehidrasi, yang memicu timbulnya sakit kepala, mulut kering dan kelelahan. Mengkonsumsi 500 ml air putih setelah minum alkohol dan sebelum beranjak tidur sangat dianjurkan. Cairan ini akan membantu menghidrasi tubuh serta meningkatkan jumlah elektrolit dan kadar glukosa dalam darah.
2.    Kurangi kafein
Sebagian orang percaya kalau kafein bisa mengobati sakit kepala dan migrain akibat mabuk. Sayangnya, kafein juga memiliki efek dehidrasi pada tubuh yang justru meningkatkan masalah sakit kepala dan migrain anda. Di banding minum secangkir kopi, lebih baik anda minum segelas jus segar untuk menetralkan rasa nyeri di kepala.
 3.    Makan
setelah puas bersulam semalaman, bangun tidur di pagi hari dengan kepala berat pasti rasanya tidak enak. Untuk mengatasinya, carilah makanan berkarbohidrat yang bisa membawa level tekanan gula darah normal kembali. Pisang juga layak dijadikan cemilang. Pisang mengandung beberapa zat yang dapat menetralizir perut anda dalam waktu singkat.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    
4.    Tidur
Alkohol mengacaukan kelenjar pituitari saat anda minum yang berakibat pada siklus tidur. Seberapa parah mabuknya, anda hanya butuh tidur. Bila anda bisa langsung tidur setelah berpesta minuman, itu bagus ! Bila tidak, coba untuk tidur pada keesokan pagi atau siang harinya.
5.    Olahraga
Beberapa jenis olah raga berat seperti kardio, bisa membantu memompa darah melalui ginjal dan hati. Hal ini akan membuat tubuh semakin cepat mengeluarkan efek alkohol dari tubuh. Jika ingin menghindari efek dari alkohol, cara tersehat adalah dengan menjauhi miras dan sejenisnya. Mencegah jauh lebih baik, terutama bagi kesehatan anda.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penggunaan dan penyalahgunaan minuman keras diantaranya :
·         Pendidikan agama sejak dini
·         Pembinaan kehidupan rumah tangga yang harmonis dengan penuh perhatian dan kasih sayang
·         Menjalin komunikasi yang konstruktif antara orang tua dan anak
·         Anak-anak diberikan pengetahuan sedini mungkin tentang narkoba, jenis, dan nampak negatifnya.

    
BAB III
PENUTUP
3.1  Kesimpulan
Demikian beberapa alternatif penanggulangan terhadap masalah miras atau minuman keras. Melihat kondisi sosial, politik, ekonomi dan hukum kita hingga saat ini masih belum stabil, jadi masih perimis kalau masalah ini dapat diatasi secara tuntas. Pertama ssebenarnya kita harus memiliki landasan hukum yang kuat dan mapan sebagai landasan utama untuk mengatur proses pembangunan sosial, budaya, ekonomi dan politik serta karakter building. Merubah suatu budaya atau tradisi sangat sulit dan memerlukan waktu dan proses yang lama. Semua pihak harus terus berusaha agar penggunaan dan penyalahgunaan minuman keras dapat dihentikan.

3.2  Saran
            Perlunya pemahaman dari generasi muda akan efek negatif dari minuman keras  dan perlunya ketegasan pemerintah dan penguasa dalam membatasi atau bahkan menghapuskan minuman keras dari lingkungan masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

         http://minumankeras.blogspot.com

1 komentar:

  1. Blok ini sangat bermanfaat juga cukup menarik namun sebelum menuliskan blok ini adakah alasan nya mengapa memilih untuk menulsmenu blok iji

    BalasHapus