DIAJUKAN SEBAGAI BAHAN SEMINAR PEMBINAAN GENERASI MUDA MATA PELAJARAN PPKN SMP NEGERI 2 TAROWANG T.P 2014/2015
OLEH: KELOMPOK BANGSA
-AMIRULLAH (PEMATER)
-ASBAR (MODERATOR)
-ANDI KURNIAWAN (NOTULIS)
-JUFRIADI (PERLENGKAPAN)
PENILAI: ELSAH
SABTU,28 MARET 2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat
Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya kami
dapat menyajikan tugas makalah tentang “Bahaya Minuman Keras Bagi Kesehatan’’
ini.
Seperti yang kita ketahui, narkoba merupakan bahan yang
dapat merusak generasi muda, baik secara fisik maupun mental, untuk itu sangat
penting agar generasi muda dapat mengenali dan menghindarinya untuk kemajuan
generasi muda tersebut.
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada :
1. Kepala SMPN 2 Tarowang selaku pelindung kami selama
bersekolah di SMPN 2 Tarowang.
2. Staf TU yang memberikan dukungan ketika penulis menyusun
karya tulis ini.
3. Guru mata pelajaran PKN yang telah memberikan bimbingannya
selama penulis menyusun karya tulis ini.
4. Rekan-rekan yang sama-sama saling bantu dalam penyusunan
karya tulis ini.
5. Orang tua kami yang telah memberi dukungan materi selama
menuntut ilmu di SMPN 2 Tarowang.
Kami menyadari bahwa tulisan ini tidak sempurna, untuk
itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan untuk
kemajuan penulis di masa yang akan datang. Akhirnya semoga karya tulis ini
bermanfaat bagi penulis khususnya dan umumnya bagi para pembaca.
Bonto
Ujung, Maret 2015
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR i
DAFTAR
ISI ii
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Rumusan Masalah 2
1.3 Tujuan Penulisan 2
BAB
II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Minuman Keras 3
2.2 Bahaya
Minuman Keras Bagi Kesehatan 3
2.3 Sebab Seorang
Meminum Minuman Keras 5
2.4 Mengatasi
Kebiasaan Meminum Minuman Keras 6
BAB
III PENUTUP
3.1 Kesimpulan 8
3.2 Saran-Saran 8
DAFTAR
PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Minuman keras adalah minuman yang memabukan dan dapat
membahayakan kaum remaja dan harus dijauhi oleh remaja-remaja karena itu akan
merusak masa depannya. Sebelum datangnya Islam, masyarakat Arab sudah akrab
dengan minuman beralkohol atau disebut juga dengan minuman keras (khamar dalam
bahasa arab). Bahkan menurut Dr. Yusuf Qaradhawi dalam kosa kata arab ada lebih
dari 100 kata berbeda untuk menjelaskan minuman beralkohol. Disamping itu,
hampir semua syair atau puisi arab sebelum datangnya Islam tidak lepas dari
pemujaan terhadap minuman beralkohol. Ini menyiratkan betapa akrabnya
masyarakat tersebut dengan kebiasaan mabuk minuman beralkohol. Dalam banyak kasus,
keduanya (khamar dan Alkohol) identik.
Remaja merupakan Aset Negara yang sangat berharga,
seorang remaja bisa merubah dunia dengan pemikirannya. Banyak remaja yang dapat
bisa membanggakan negaranya dengan berbagai prestasi yang diraihnya. Remaja
memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Rasa ingin tahu sangat berguna
bagi seorang remaja karena dengan sifat ini, remaja bisa menjadi manusia yang
kreatif dan mau mencari tahu tentang sesuatu yang belum dia ketahuinya. Tapi
rasa ingin tahu yang dimiliki remaja bisa menjadi hal yang negatif bila remaja
menggunakannya pada hal-hal negatif. Masa remaja adalah masa pencarian jati
diri. Pada masa ini remaja mencoba berbagai hal untuk mendapatkan jati diri
yang sesungguhnya. Hal yang dilakukan biasa hal yang positif ataupun hal yang
negatif. Pada masa ini yang remaja ingin memperlihatkan eksistensinya di
masyarakat, mereka melakukan berbagai hal agar diperhatikan oleh orang
sekelilingnya.
Di era globalisasi ini para remaja sulit membedakan mana
hal yang boleh dilakukan dan mana hal yang tidak boleh dilakukan, karena bagi
remaja semua hal yang dilakukan dianggap benar kenakalan remaja di era modern
ini sudah melebihi batas yang sewajarnya. Banyak anak dibawah umur yang sudah
mengenal minuman keras, narkoba, freesenya, dan terlibat banyak tindakan
kriminal lainnya. Fakta ini sudah tidak dapat dipungkiri lagi, anda dapat
melihat brutalnya remaja jaman sekarang. Meningkatnya tingkat kriminal-kriminal
di Indonesia tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tetapi banyak juga dari
kalangan para remaja. Tindakan kenakalan remaja sangat beraneka ragam dan
berfariasi dan lebih terbatas jika dibandingkan tindakan kriminal orang dewasa.
1.2 Rumusan Masalah
Agar lebih fokus dalam pembahasan,
makalah ini membatasi permasalahan pada beberapa hal, yaitu :
1. Apa arti minuman keras ?
2. Bagaimana
bahaya minuman keras bagi kesehatan ?
3. Mengapa orang
suka minuman keras
?
4. Bagaimana cara
mengatasi kebiasaan minum minuman keras ?
1.3
Tujuan Penulisan
1. Mengetahui arti
minuman keras.
2. Mengetahui bahaya
minuman keras bagi kesehatan.
3. Mengetahui
sebab orang meminum minuman keras.
4. Mengetahui cara
mengatasi penggunaan minuman keras.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Minuman
Keras
Minuman
keras / beralkohol adalah minuman yang mengandung etanol. Etanol adalah bahan
psikoaktif dan konsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran. Di berbagai negara,
penjualan minuman keras / beralkohol dibatasi ke sejumlah kalangan saja,
umumnya orang-orang yang telah melewati batas usia tertentu.
Minuman
keras meliputi seluruh jenis minuman yang mengandung alkohol (nama kimianya
etanol). Menurut catatan arkeologi, minuman beralkohol sudah dikenal manusia
sejak kurang lebih 5000 tahun yang lalu. Minuman beralkohol merupakan bagian
dari kehidupan sehari-hari pada berbagai kebudayaan tertentu. Di Indonesia,
dikenal beberapa minuman lokal yang beralkohol, misalnya brem, tuak, dan ciu.
Alkohol adalah zat penekan susunan syaraf pusat meskipun dalam jumlah kecil
mungkin mempunyai efek stimulasi ringan. Bahan psikoaktif yang terdapat dalam
alkohol adalah etil alkohol yang diperoleh dari proses fermentasi madu, gula
sari buah atau umbi-umbian. Nama yang populer tentang minuman keras miras
yaitu: kamput, tomi (topi miring),cap tikus,ballo dll.
Alkohol dapat dibuat melalui proses
fermentasi (peragian) berbagai jenis bahan yang mengandung gula, misalnya
buah-buahan (seperti anggur dan apel), biji-bijian (seperti beras dan gandum),
umbi-umbian (seperti singkong), dan madu. Melalui proses fermentasi dapat
diperoleh alkohol dengan kadar 14%. Alkohol dengan kadar yang lebih tinggi
dapat diperoleh melalui penyulingan. Selain melalui proses fermentasi, alkohol
juga dapat dibuat dari etena, suatu produk dari minyak bumi.
2.2 Bahaya Minuman
Keras Bagi Kesehatan
a.
Pengaruh terhadap tubuh (fisik dan
mental)
Pengaruh alkohol terhadap tubuh
bervariasi, tergantung pada beberapa faktor yaitu :
-
Jenis dan jumlah alkohol yang
dikonsumsi
-
Usia, berat badan, dan jenis kelamin
-
Makanan yang ada di dalam lambung
-
Pengalaman seseorang minum-minuman
beralkohol
-
Situasi dimana orang minum-minuman
beralkohol
b.
Walaupun pengaruh terhadap individu
berbeda-beda, terdapat hubungan antara konsentrasi alkohol di dalam darah
(Blood Alkohol Concentration-BAC) dan efeknya. Fuphoria ringan dan stimulasi
terhadap perilaku lebih aktif seiring dengan meningkatnya konsentrasi alkohol
di dalam darah. Sayangnya orang banyak beranggapan bahwa penampilan mereka
menjadi lebih baik dan mereka mengabaikan efek buruknya.
c.
Resiko intoksikasi (mabuk)
Gejala Intoksikasi alkohol yang paling
umum adalah “mabuk”, “teler” sehingga dapat menyebabkan cedera dan kematian.
Penurunan kesadaran seperti koma dapat terjadi pada keracunan alkohol yang
berat demikian juga henti nafas dan kematian. Selain kematian efek jangka
pendek alkohol dapat menyebabkan hilangnya produktivitas kerja (misalnya teler,
kecelakaan akibat ngebut). Sebagai tambahan, alkohol dapat menyebabkan perilaku
kriminal. Menurut penilitian 70% dari narapidana menggunakan alkohol sebelum
melakukan tindak kekerasan dan lebih dari 40% kekerasan dalam rumah tangga
dipengaruhi oleh alkohol.
d.
Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan
dapat menyebabkan:
·
Kerusakan jantung
·
Tekanan darah tinggi
·
Stroke
·
Kerusakan hati
·
Kanker saluran pencernaan
·
Gangguan pencernaan lainnya (tukak
lambung)
·
Impotensi dan berkurangnya kesuburan
·
Meningkatnya resiko terkena kanker
payudara
·
Kesulitan tidur
·
Kerusakan otak, perubahan kepribadian
dan suasana perasaan
·
Sulita dalam mengingat dan
berkonsentrasi
·
Sebagai tambahan terhadap masalah kesehatan,
alkohol juga berdampak terhadap hubungan sesama dan juga menimbulkan masalah
hukum.
Seiring kita
mendengar, membaca, bahkan menyaksikan baik melalui media massa, cetak maupun
elektronik. Khususnya di televisi ditayangkan sebuah atraksi bulldozer yang
sedang memusnahkan ribuan bahkan jutaan botol minuman keras yang “dialgojoi”
oleh Polri bersama pihak terkait lainnya. Sehingga menimbulkan berbagai
tanggapan-tanggapan dari berbagai kalangan khususnya Agama sangat bangga akan
sikap tegar Polri untuk memberantas peredaran minuman keras dapat mengancam
eksistensi bangsa kita, yang dalam jangka pendek dapat menggoyahkan stabilitas
keamanan dan dalam jangka panjang dapat mengancam masa depan bangsa.
Di dalam Bhagavata Purana,
terdapat keterangan mengenai mata rantai kejahatan yang dimulai dari perjudian,
mabuk-mabukan, pelacuran dan kehilangan rasa kasih sayang diantara sesama
makhluk hidup yang berakibat munculnya rasa benci dan iri hati maka ia akan
hilang rasa kegembiraan yang paling besar, dan tidak akan ada kegembiraan
maupun ketenangan di hati mereka yang memiliki rasa benci.
Pecandu miras melakukan
tindakan kejahatan yang tidak termaafkan terhadap anak cucunya. Karena, ia
menyebabkan anak-anak mereka terlahir dengan bentuk tubuh yang jelek dan akhlak
yang buruk, terutama sel-sel saraf, tak terkecuali sperma. Penyakit-penyakit
yang disebabkan miras sampai kepada keturunan-keturunannya lewat pembuahan sel
telur, sehingga alaqah (bakat Zanin) pun menjadi sakit.
e.
Toleransi dan ketergantungan
Pengguna alkohol yang terus-menerus
dapat mengalami toleransi dan ketergantungan. Toleransi adalah peningkatan
penggunaan alkohol dari jumlah yang kecil menjadi leih besar untuk mendapatkan
pengaruh yang sama. Sedangkan ketergantungan adalah keadaan dimana alkohol menjadi
bagian yang penting dalam kehidupannya, banyak waktu yang terbuang karena
memikirkan (cara mendapatkan, mengkonsumsi dan bagaimana cara berhenti).
Pengguna alkohol akan mengalami kesulitan cara menghentikan atau mengendalikan
jumlah alkohol yang dikonsumsinya.
2.3 Sebab Seorang
Meminum Minuman Keras
Alasan utama kenapa remaja tertarik
dengan miras yaitu:
1.
Meniru Orang lain
Remaja melihat
banyak orang menggunakan miras. Mereka melihat orang tua mereka dan orang dewasa lainnya menggunakan
alkohol, dan terkadang menggunakan obat terlarang. Ditambah lagi, kehidupan
remaja saat ini dalam pertemanan tidak lepas dari minuman-minuman beralkohol
(miras). Terkadang seorang teman menyarangkan teman yang lainnya untuk minum
alkohol, sehingga tidak heran dari sini mereka mulai menggunakannya karena
tersedia dikelompok sepermainannya dan mereka melihat bahwa teman-temannya
sangat menikmati minuman miras ini.
2.
Media
42% dari remaja
setuju bahwa film dan tayangan TV membuat alkohol menjadi suatu yang
menyenangkan untuk digunakan. Maka tidak heran jika remaja tertarik untuk
mencobanya.
3.
Pelarian Diri dan untuk terapi
Ketika remaja
terlihat tidak bahagia dan tidak menenmukan cara. Sehat untuk mengobati
frustasinya atau hilangnya rasa percaya diri, mereka akan menggunakan alkohol
sebagai pelariannya. Apapun bahan kimia yang mungkin menyebabkan mereka lebih
bahagia, energik dan percaya diri, mereka akan mencoba menggunakannya.
4.
Kebosanan
Remaja yang
tidak bisa hidup sendiri, apalagi jika kedua orang tua tidak memperhatikan mereka.
Ada kecenderungan remaja mulai bosan melihat keadaan keluarganya yang tidak
memperhatikan mereka. Sehingga mereka mulai bergabung dengan kelompok remaja
lain. Dari situ dimulailah mereka mengenal miras dan barang haram lainnya.
5.
Informasi yang salah
Terkadang para remaja selalu didekati
oleh teman dekatnya untuk meminum alkohol, karena mereka berkeyakinan bahwa
alkohol bisa mengurangi masalah yang saat ini mulai berkembang. Tetapi yang
terpenting adalah bagaimana orang tua sebelumnya memberikan informasi mengenai
bahaya menggunakan alkohol. Sebab ada kecendrungan remaja untuk mengikuti
tingkah laku orang tua terlebih dahulu. Dari penjelasan tersebut dapat kita
ketahui bahwa faktor yang menyebabkan mengapa orang-orang, utamanya bagi para
remaja suka meminum minuman keras karena disebabkan sebagai berikut :
-
Stres
-
Pergaulan
-
Penasaran tentang minuman
keras/mencoba-coba
-
Kesepian
-
Pelampiasan kekesalan
-
Kurangnya perhatian orang tua karena
selalu sibuk dengan urusan lain
-
Ketagihan
-
Kurangnya pengetahuan agama
-
Adanya ajakan dari teman
2.4 Mengatasi
Kebiasaan Meminum Minuman Keras
Menurut
Suryadharma, upaya mencegah masyarakat dari pengaruh miras tidak perlu terpaku
kepada aturan baku, karena selain agama telah menyatakan larangannya, norma
sosial juga tidak membenarkan seseorang untuk mengkonsumsi miras. Karena dalam
miras, ada fakta orang yang mabuk akan mudah berkelahi, hilang akal sehingga
bisa berbuat menyimpan. Jadi, efek mudaratnya jauh lebih besar, katanya.
1.
Rehidrasi tubuh
Etanol yang terkandung dalam minuman
alkohol mengakibatkan tubuh mengalami dehidrasi, yang memicu timbulnya sakit
kepala, mulut kering dan kelelahan. Mengkonsumsi 500 ml air putih setelah minum
alkohol dan sebelum beranjak tidur sangat dianjurkan. Cairan ini akan membantu
menghidrasi tubuh serta meningkatkan jumlah elektrolit dan kadar glukosa dalam
darah.
2.
Kurangi kafein
Sebagian orang percaya kalau kafein
bisa mengobati sakit kepala dan migrain akibat mabuk. Sayangnya, kafein juga
memiliki efek dehidrasi pada tubuh yang justru meningkatkan masalah sakit
kepala dan migrain anda. Di banding minum secangkir kopi, lebih baik anda minum
segelas jus segar untuk menetralkan rasa nyeri di kepala.
3.
Makan
setelah puas bersulam semalaman, bangun
tidur di pagi hari dengan kepala berat pasti rasanya tidak enak. Untuk
mengatasinya, carilah makanan berkarbohidrat yang bisa membawa level tekanan
gula darah normal kembali. Pisang juga layak dijadikan cemilang. Pisang
mengandung beberapa zat yang dapat menetralizir perut anda dalam waktu
singkat.
4.
Tidur
Alkohol mengacaukan kelenjar pituitari
saat anda minum yang berakibat pada siklus tidur. Seberapa parah mabuknya, anda
hanya butuh tidur. Bila anda bisa langsung tidur setelah berpesta minuman, itu
bagus ! Bila tidak, coba untuk tidur pada keesokan pagi atau siang harinya.
5.
Olahraga
Beberapa jenis olah raga berat seperti
kardio, bisa membantu memompa darah melalui ginjal dan hati. Hal ini akan
membuat tubuh semakin cepat mengeluarkan efek alkohol dari tubuh. Jika ingin
menghindari efek dari alkohol, cara tersehat adalah dengan menjauhi miras dan
sejenisnya. Mencegah jauh lebih baik, terutama bagi kesehatan anda.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan
untuk mencegah penggunaan dan penyalahgunaan minuman keras diantaranya :
·
Pendidikan agama sejak dini
·
Pembinaan kehidupan rumah tangga yang
harmonis dengan penuh perhatian dan kasih sayang
·
Menjalin komunikasi yang konstruktif
antara orang tua dan anak
·
Anak-anak diberikan pengetahuan sedini
mungkin tentang narkoba, jenis, dan nampak negatifnya.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Demikian
beberapa alternatif penanggulangan terhadap masalah miras atau minuman keras.
Melihat kondisi sosial, politik, ekonomi dan hukum kita hingga saat ini masih
belum stabil, jadi masih perimis kalau masalah ini dapat diatasi secara tuntas.
Pertama ssebenarnya kita harus memiliki landasan hukum yang kuat dan mapan
sebagai landasan utama untuk mengatur proses pembangunan sosial, budaya,
ekonomi dan politik serta karakter building. Merubah suatu budaya atau tradisi
sangat sulit dan memerlukan waktu dan proses yang lama. Semua pihak harus terus
berusaha agar penggunaan dan penyalahgunaan minuman keras dapat dihentikan.
3.2 Saran
Perlunya
pemahaman dari generasi muda akan efek negatif dari minuman keras dan perlunya ketegasan pemerintah dan
penguasa dalam membatasi atau bahkan menghapuskan minuman keras dari lingkungan
masyarakat.
DAFTAR PUSTAKA
http://minumankeras.blogspot.com
Blok ini sangat bermanfaat juga cukup menarik namun sebelum menuliskan blok ini adakah alasan nya mengapa memilih untuk menulsmenu blok iji
BalasHapus